Pengertian Kota Berkelanjutan
Pengertian Kota Berkelanjutan
Menurut Brundtland kota berkelanjutan (sustainable city) adalah kota yang mampu memenuhi kebutuhan masa kini tanpa mengabaikan kebutuhan generasi mendatang. Dalam perkembangan konsep selanjutnya, kota berkelanjutan (sustainable city) dielaborasi oleh Stern, Whitney & While sebagai suatu interaksi antara sistem biologis dan sumberdaya, sistem ekonomi dan sistem sosial., meskipun dalam kelengkapan konsep berkelanjutan yang ada yaitu Ekologi Ekonomi Sosial tersebut akan semakin menyulitkan pelaksanaannya, namun jelas lebih bermakna dan gayut dengan masalah khususnya negara berkembang. Sebagai contoh, dengan masuknya tolok ukur sosial, sasaran keberlanjutan menjadi lebih jelas dan terarah, antara lain dikaitkan dengan upaya pemerataan sosial, penanggulangan dan penghapusan kemiskinan, keadilan spasial dan lain-lain. Dengan demikian, maka konsep kota berkelanjutan (sustainable city) berkembang lebih jauh, tidak lagi terpaku pada konsep awal yang lebih terfokus pada pemikiran kelestarian keseimbangan lingkungan semata-mata
Jika kita simpulkan secara ringkas mengenai batasan pengertiannya maka kota berkelanjutan (sustainable city) adalah : “Kota yang dalam perkembangan dan pembangunannya mampu memenuhi kebutuhan masyarakat masa kini, mampu berkompetisi dalam ekonomi global dengan mempertahankan keserasian lingkungan, vitalitas sosial, budaya, politik, dan pertahanan keamanannya, tanpa mengabaikan atau mengurangi kemampuan generasi mendatang dalam pemenuhan kebutuhan mereka”.
Pembangunan Berkelanjutan
Secara umum pembangunan berkelanjutan (sustainable development) langsung berintegrasi dengan lingkungan, ekonomi, dan sosial. Diagram berikut menunjukkan bagaimana integrasi dari nilai lingkungan, nilai ekonomi, dan nilai sosial yang diharapkan menghasilkan kehidupan yang sejahtera bagi manusia. Dalam aplikasi pembangunan berkelanjutan, ketiga elemen tersebut harus berjalan simultan dan seimbang. Ketidakseimbangan pembangunan yang terjadi akan menyebabkan ketimpangan dalam pelaksanaan pembangunannya.
Indikator Kota Berkelanjutan
Sedangkan untuk menciptakan suatu kota yang berkelanjutan, menurut Research Triangle Institute maka kota harus mampu memiliki lima prinsip dasar dalam konsep berkelanjutan, yaitu : environmental (ecology), economy (employment), equity, engagement dan energy. Dalam aplikasinya kelima elemen tersebut harus mampu berjalan secara bersamaan, ketimpangan pembangunan akan terjadi apabila perkembangan pembangunan pada tiap elemen tidak merata. Dalam perspektif yang agak berbeda, kota berkelanjutan (sustainable city) dicirikan sebagai kota yang :
- mengurangi kebutuhan energi;
- mempromosikan swasembada pangan;
- mempunyai siklus makanan tertutup;
- permintaanya kecil terhadap air, bahan bakar dan materi lain dari luar;
- bentuk kotanya compact;
- mempunyai keseimbangan dengan wilayah lain atau kota lain.

0 Response to "Pengertian Kota Berkelanjutan"
Post a Comment