Pengertian dan Fungsi Keluarga Menurut Para Ahli

Keluarga merupakan institusi resmi di mana seorang pria dan seorang wanita hidup bersama
sebagai suami istri untuk membentuk suatu keluarga. Pernikahan sering dianggap
sebagai suatu tahapan penting dalam kehidupan.
Pengertian Keluarga Menurut Para Ahli
Menurut Cohen, Bruce. J ”Keluarga adalah kelompok yang berdasarkan pertalian sanak-saudara yang memiliki tanggung jawab utama atas sosialisasi anak-anaknya dan pemenuhan kebutuhan-kebutuhan pokok lainnya. Keluarga terdiri dari kelompok orang yang memiliki hubungan darah, tali perkawinan, atau adopsi dan yang hidup bersama-sama untuk periode yang tidak terbatas”.
Penyesuaian dibutuhkan oleh sebuah rumah tangga yang bercerai. Goode mengamati proses penyesuaian kembali (readjustment) dalam hal perubahan peran, di mana setelah bercerai seseorang meninggalkan peran sebagai suami atau istri dan memperoleh peran baru. Selain itu Goode juga melihat perubahan-perubahan yang terjadi di dalam hubungan sosial di mana mereka bukan lagi sebagai pasangan suami-istri. Menurut Goode, penyesuaian kembali ini termasuk upaya mereka yang bercerai untuk menjadi seseorang yang mempunyai hak dan kewajiban individu, jadi tidak lagi sebagai mantan suami atau mantan istri.
Fungsi Keluarga
Menurut Horton dan Hunt, mengidentifikasi beberapa fungsi keluarga diantaranya :
- Pengaturan Seks. Keluarga berfungsi untuk mengatur penyaluran dorongan seks. Tidak ada masyarakat yang memperbolehkan hubungan seks sebebas-bebasnya antara siapa saja dalam masyarakat.
- Reproduksi. Berupa pengembangan keturunan pun selalu dibatasi dengan aturan yang menempatkan kegiatan ini dalam keluarga.
- Sosialisasi. Keluarga berfungsi untuk mensosialisasikan anggota baru masyarakat sehingga dapat memerankan apa yang diharapkan darinya. Maka peran keluarga dalam pembentukan diri seseorang sangat besar.
- Afeksi. Keluarga memberikan cinta kasih pada seorang anak. Berbagai studi telah memperlihatkan bahwa seorang anak yang tidak menerima cinta kasih dapat berkembang menjadi penyimpang, menderita gangguan kesehatan dan dapat meninggal.
- Status. Keluarga memberikan status pada seorang anak, bukan hanya status yang diperoleh seperti status yang terkait dengan jenis kelamin, urutan kelahiran dan hubungan kekerabatan tetapi juga termasuk di dalamnya status yang diperoleh orang tua yaitu status dalam suatu kelas sosial tertentu.
- Perlindungan. Keluarga memberikan perlindungan kepada anggotanya, baik perlindungan fisik maupun yang bersifat kejiwaan.
- Ekonomi. Keluarga pun menjalankan berbagai fungsi keluarga tertentu seperti produksi, distribusi dan konsumsi.
0 Response to "Pengertian dan Fungsi Keluarga Menurut Para Ahli"
Post a Comment